Pilarmanado.com, MANADO – Meski Sulawesi Utara (Sulut) memiliki potensi kekayaan alam, namun jika tidak diolah serta dikembangkan secara baik dan profesional, tak akan memberikan sumbangsih besar, baik terhadap daerah maupun untuk skala nasional.
Padahal Sulut, merupakan bagian dari sederetan daerah di Indonesia dengan sumber pendapatan tinggi, yang diperoleh dari kekayaan alam, apakah itu di daratan maupun kelautan.

Imbauan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Victor Mailangkay, pada pembukaan Riset dan Inovasi Expo 2025, di Atrium Manado Town Square (Mantos) I, Selasa, 18 November 2025.
Wagub mengatakan, sekali pun Provinsi Sulut yang dianugerahi kekayaan luar biasa, dan menjadikan daerah nyiur melambai sebagai pionir di wilayah Indonesia Timur, namun tak akan berpengaruh jika tidak ada inovasi.
“Inovasi kita harus berfokus pada cara – cara bijaksana dalam mencari trobosoan dengan memanfaatkan energi terbaru. Tugas dari badan riset adalah mendorong, karena Inovasi merupakan denyut nadi perkembangan pembangunan berkelanjutan,” ujar Wagub, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK).
Kegiatan diawali dengan laporan Plt Kaban Balitbangda Sulut Novita Lumintang, yang menyampaikan. Hal penting terkait jalannya Sulut Riset dan Inovasi Expo yang digelar 18 sampai 20 November 2025.
Untuk memaksimalkannya ujar Wagub, riset perlu melakukan pendalaman, menciptakan peluang ekonomi melalui green ekonomi atau ekonomi hijau, seperti pengelolaan produk daur ulang dan minim jejak karbon.
“Melalui kegiatan ini, saya mengajak seluruh komponen untuk membentuk sinergi pentahelix, karena pemerintah berkomitmen untuk mempermudah perijinan,” jelas Wagub Victor.
Penulis: Christiaan N.G.

