Pilarmanado.com, MANADO – Meski masih bergabung dengan sekolah terdekat sebagai peserta Asesmen Nasional Berbasis Komputer(ANBK), namun kesuksesan Sekolah Dasar (SD) Katolik 17 Santo Tarsisius Manado menaikkan rapor pendidikan, patut diancungi jempol.
Terbukti, sekolah yang dinakhodai Lexie Palohoen, S.Pd, mampu meraih predikat sekolah berkemajuan terbaik dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun ini. Atas prestasi tersebut, sekolah tersebut mendapat kucuran dana BOS Kinerja sebesar Rp 22.500.000.
“Selama empat tahun terakhir ANBK, kami bergabung dengan SD Negeri Winangun Manado. Bahkan tahun ini, kami telah melaksanakan gladi bersih pada gelombang pertama, pada 14 dan 15 Oktober,” kata Lexie, Kamis (17/10/2024).

Untuk simulasi kata dia, dilakukan secara mandiri dengan membuka situs kemendikbudristek, yang didalamnya ada contoh materi ANBK. Untuk masalah tersebut, sekolah menugaskan dua guru kelas lima guna mempersiapkan peserta ANBK.
Lebih jauh dijelaskan, ANBK tahun ini menjadi tantangan tersendiri karena harus mempertahankan prestasi yang diraih saat ANBK 2023, lantaran sukses menaikkan nilai rapor pendidikan, terutama peningkatan literasi dan numerasi.
“Survei lingkungan belajar (Sulinjar) yang diisi kepala sekolah dan guru telah dilaksanakan. Survei ini menyangkut kondisi satuan pendidikan, keamanan dan kenyamanan serta anti perundungan,” katanya.
Selanjutnya kata dia, Sulinjar siswa, guru dan kepala sekolah akan disinkronkan sehingga akan diketahui soal kejujuran.
Lexie yang juga Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Manado dan Kecamatan Wanea itu mengatakan, pelaksanaan ANBK yang akan digelar 28 Oktober, menerapkan pengawasan ecara silang. Untuk jadwal pengawas silang akan diatur oleh K3S masing masing kecamatan.
Penulis: Meldi Sahensolar.

