Pilarmanado.com, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengingatkan seluruh atlit untuk mengedepankan dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertaningan berlangsung.

Selain itu, gubernur juga mengimbau para atlit untuk menunjukkan kemampuan serta prestasi mereka. Pekan olahraga provinsi (Porprov) kata gubernur, merupakan pintu masuk menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.
Imbauan sekaligus ajakan, disampaikan Gubernur YSK pada pembukaan Porprov Sulut XII, yang dipusatkan di Stadion Klabat, Rabu, 19 November 2025. Gubernur menegaskan, pada PON di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulut menargetkan 10 besar.
“Kami hadir di sini karena kalian. Jagalah kehormatan kabupaten/kota yang kalian wakili. Mari kita kembalikan kejayaan masa lalu Sulut di cabang terjun payung, bridge, biliar, tinju, karate, dan bulutangkis sebagai inspirasi kebangkitan,” ujar gubernur membakar semangat para atlit.

Gubernur YSK juga menegaskan dukungan penuh pemerintah dalam peningkatan fasilitas dan pembinaan atlit. Ditandaskannya, bupati dan wali kota disebut telah sepakat untuk memperbaiki dan menambah sarana olahraga demi kemajuan prestasi daerah.
Di sisi lain, orang nomor satu di pemerintahan Sulut itu, mendorong semua pengambil keputusan untuk berani menggelar event nasional pada 2032 mendatang. Spontan, ajakan itu dijawab sorakan lantang ‘Siap’ oleh seluruh penonton di stadion.
Ketua Panitia Porprov XII, Richard Sualang, dalam laporannya menyampaikan kesiapan penuh penyelenggara dalam menghadirkan kompetisi yang profesional dan menjunjung sportivitas.
Di kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Ahmad Saefudin, memuji dan memberikan apresiasi terhadap kemajuan olahraga Sulut. Dia juga mendorong agar Porprov menjadi momentum kebangkitan atlit daerah.

Sebelumnya, defile megah 15 kontingen kabupaten/kota menghadirkan kostum khas, bendera, dan yel-yel yang memeriahkan suasana. Selain itu ada juga ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), menampilkan tarian kolosal spektakuler sebagai bagian dari acara pembukaan.
Puncak kegiatan ditandai penyalaan api Porprov oleh atlit berprestasi dan legenda olahraga Sulut, yang merupakan simbol membakar semangat kompetisi. Penulis: Christiaan N.G.

