Pilarmanado.com, MANADO – Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut), Denny Manggala, mengimbau seluruh petugas kesehatan memberikan pelayanan dengan hati, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan bebas dari keluhan.
Penegasan itu disampaikan Denny, saat mewakili gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) menjadi inspektur upcara (Irup) pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61, yang dipusatkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut, Rabu, (12/11/2025).

Dikatakannya, peringatan HKN menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran kesehatan, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. Gubernur berharap, melalui HKN, peningkatan kualitas dan kecepatan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terwujud.
“Upaya meningkatkan kesehatan masyarakat adalah bagian penting dari visi Sulut Maju, Sehat, dan Berdaya Saing, yang sejalan dengan cita – cita nasional menuju Indonesia Emas 2045,” kata Denny, mengutip pesan Gubernur YSK.
Ketua Panitia HKN Sulut, Dr. dr. Nicolas Chally Tirajoh, yang juga Kepala Rumah Sakit (RS) Manembo Nembo Bitung, menjelaskan, upacara merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HKN 2025 di Sulut. Puncak peringatan HKN ke-61 tingkat Provinsi Sulut akan digelar, Senin (17/11/2025) dan dijadwalkan dihadiri Gubernur YSK.
Sementara sambutan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi G. Sadikin, yang dibacakan Denny Manggala, menegaskan, HKN ke 61 bukan hanya peringatan, tetapi refleksi dan proyeksi menuju masa depan kesehatan bangsa.

Tema peringatan tahun ini ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’, mencerminkan komitmen pemerintah untuk membangun generasi muda yang sehat, tangguh dan berdaya saing tinggi.
“Generasi sehat, bukan hanya bebas dari penyakit, tapi juga tangguh secara fisik, gesit secara mental, berakhlak mulia, dan produktif. Anak – anak sehat lahir dari ibu sehat, mendapat gizi optimal, bebas stunting, imunisasi lengkap, serta remaja yang terhindar dari anemia dan penyalahgunaan narkoba,” kata Denny.
Lebih jauh dikatakan, sedikitnya ada lima fokus utama pembangunan kesehatan, yakni, penguatan fondasi kesehatan sejak dini, transformasi layanan kesehatan primer, revolusi mental dan perilaku hidup bersih dan sehat, sinergi lintas sektor dan seluruh pihak, serta penguatan ketahanan sistem kesehatan nasional.
Penulis: Christiaan N. G.

