Pilarmanado.com, MANADO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Sertifikat Akreditasi Pelatihan dengan nilai A, di bidang Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) dari Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) PKN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).

Penyerahaan penghargaan berlangsung di Badiklat PKN BPK RI, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Raihan tersebut merupakan rangkaian komitmen Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala badan pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut, Dr. Audy Pangemanan, AP, M.Si, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Yulius, atas bimbingan dan arahan untuk pengembangan kapasitas ASN.
Dikatakan Audy, penghargaan tersebut merupakan bukti sekaligus motivasi bagi setiap ASN aparatur di lingkup kerja Pemprov Sulut, agar lebih giat lagi memacu kinerja demi Sulut maju, sejahtera dan berkelanjutan.
“Pencapaian ini menjadi sangat istimewa. Penghargaan Akreditasi Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara, merupakan yang pertama kali diberikan kepada lembaga pelatihan di Indonesia, khususnya kepada BPSDMD di daerah,” ujar Audy.

Lebih membanggakan lagi kata dia, empat program pelatihan yakni, Program Pelatihan Probity Audit, Program Pelatihan Pemeriksaan Pengadaan Barang dan Jasa, Program Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Daerah, serta Program Pelatihan Review Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, semuanya memperoleh akreditasi A.
Penilaian tersebut mencerminkan kualitas penyelenggaraan pelatihan yang terstandar, kredibel dan diakui secara nasional. Dikatakan, prestasi bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi bukti bahwa investasi pada pengembangan SDM aparatur dilakukan secara serius, terarah dan berkelanjutan.
“Ini adalah kebanggaan bersama, sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran BPSDMD Sulawesi Utara untuk terus menjaga mutu, meningkatkan profesionalisme, dan memanfaatkan akreditasi ini sebaik-baiknya demi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas,” imbuh Audy. (*/hms)

