Pilarmanado.com, TOMPASO – Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK), berkeinginan menjadikan Tompaso sebagai destinasi pacuan kuda terbesar di Sulawesi Utara (Sulut) dengan taraf internasional.
Selain itu, YSK juga berencana mengubah wajah Tompaso sebagai satu pintu ekonomi, pariwisata, dan identitas daerah di level global. Gubernur mengatakan, Tompaso merupakan aset emas langka, khususnya bagi para pecinta kuda pacu.
“Saat arena pacuan kuda di negara – negara lain mulai redup, kita justru menangkap peluang, karena Tompaso diproyeksikan menjadi pusat pacuan kuda bertaraf dunia,” ujar Gubernur YSK, saat membuka Kejuaraan Kuda New Year Cup 2026, di Arena Pacuan Kuda Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sabtu (03/01/2026).
Pernyataan gubernur tersebut sangatlah beralasan, mengingat sekira 60 persen kuda pacu nasional berasal dari Sulut, sehingga bisa menjadi modal besar untuk terus berkompetisi.
Disebutkannya, untuk 2026 dan 2027, Sulut tidak lagi bicara nasional tetapi internasional. Semua itu lanjut gubernur, menandakan kalau Sulut siap menyambut panggung besar sport tourism di awal tahun ini.
Dasar itulah gubernur pun mengajak para pecinta kuda pacu dan masyarakat untuk bersama – sama pemerintah, bahu membahu dan saling mendukung, sehingga Sulut akan semakin dikenal di kancah internasional.
“Kehadiran saya bukan hanya dalam kapasitas sebagai gubernur, tapi sebagai bagian dari komunitas,” ujar YSK, sembari menyapa para atlet, pelatih, pemilik kuda dan para supporter.
Di akhir sambutannya, Gubernur YSK menegaskan, lomba tersebut bukan akhir, tapi babak baru. Diingatkan juga kalau tradisi lokal, kini berpotensi jadi magnet wisata global, sehingga harus eterus digalakkan. (*)

