Pilarmanado.com, MANADO – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus mengembangkan potensi untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), semisal dengan membuka program studi (Prodi) jenjang doktoral (S3) Ilmu Pertanian untuk tahun akademik 2026 – 2027.
Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian B. A. Sompie, M. ENG, IPU-Asean-Eng, meyakini Prodi Perdana S3 Ilmu Pertanian di Pascasarjana Unsrat, bisa memberi kontribusi bagi kemajuan Ilmu Pertanian di daerah ini.

Harapan yang sama juga disampaikan Direktur Pascasarjana Unsrat, Prof. D.Tech.Sc. Ir. Markus T. Lasut, M.Sc, IPU dan Dekan Fakultas Peertanian, Prof. Dr. Ir. Deddie Tooy, M.Si. Keduanya mengatakan, Prodi tersebut dapat berkontribusi terhadap masyarakat petani untuk mengembangkan usaha pertanian.
Koordinator Prodi Doktor Ilmu Pertanian Pascasarjana (DIPP) Unsrat Manado, Dr. Ir. Diane Deibi Pioh, M.Si, mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Unsrat dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Diane menegaskan, transformasi pendidikan kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah dinamika global. Peluncuran program studi ini bukan hanya membuka jurusan, tetapi juga membuka arah baru.

“Arah pendidikan tinggi harus berfokus pada pembentukan manusia seutuhnya. Prguruan tinggi tidak lagi hanya berperan sebagai pusat transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, kemampuan berpikir,” ujar Diane.
Prodi tersebut kata dia, bertujuan mengedepankan visi guna menghasilkan kualitas unggul dalam pengembangan pembangunan pertanian berbasis Eko – Region di Kawasan Wallaceae.
Sedangkan untuk misi, menyelenggarakan pembelajaran, menghasilkan doktor dalam bidang ilmu – ilmu pertanian serta menghasilkan karya.
Di sisi lain, Diane menambahkan kalau para pengajar merupakan dosen tetap Unsrat, dengan kualitas terbaik di bidangnya. Seluruh dosen imbuhnya, menyandang jabatan sebagai akademik guru besar, lektor kepala dan lektor dengan kualifikasi lulusan doktor dan bersertifikasi.
Dasar itulah Diane pun mengajak masyarakat (calon mahasiswa – red) untuk menjadi yang pertama (angkatan pertama – red) untuk program studi DIP untuk tahun perkuliahan 2026 – 2027.
“Marilah menjadi angkatan pertama program Doktor Ilmu Pertanian di Unsrat,” ajak Diane yang mengantar Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK – Ormawa) Unsrat, menyabet medali emas di ajang nasional Abdi Daya di Jenbe 2023 dan Bali 2024. (hms/ing).

