Pilarmanado.com, MANADO –Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) mengatakan, sektor otomotif memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Sedangkan menyangkut rencana keringanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), gubernur berharap dapat meningkatkan penjualan, baik mobil maupun sepeda motor, yang berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor pendukung.

Penegasan itu disampaikan Gubernur YSK pada pertemuan bersama para dealer otomotif di Sulut, membahas upaya mendorong pertumbuhan sektor otomotif serta memberikan peluang dalam membeli kendaraan bermotor untuk digunakan sebagai sarana mobilisasi kegiatan usaha, Selasa, 24 Februari 2026.
“Melalui kebijakan keringanan ini, pemerintah berharap dapat memberikan stimulus bagi masyarakat untuk melakukan pembelian kendaraan baru. Selain membantu meningkatkan penjualan di sektor otomotif, kebijakan ini juga diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian daerah,” kata gubernur.
Sementara para perwakilan dealer otomotif menyambut positif kebijakan tersebut. Selain itu, mereka juga mengapresiasi langkah pemerintah mendukung sektor tersebut.

Mereka optimis kebijakan keringanan BBN-KB sebesar 25 persen, akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan transaksi penjualan kendaraan di Sulut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha otomotif, serta dukungan masyarakat, diharapkan kebijakan ini dapat menjadi stimulus nyata bagi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara, sekaligus meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan melalui sektor pajak kendaraan bermotor.
Kebijakan ini juga diharapkan menjadi momentum positif bagi pemulihan dan penguatan sektor perdagangan otomotif di daerah, serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. (*/hms)

