Pilarmanado.com, MANADO – Paduan Suara (PS) Pria Kaum Bapa (PKB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Betel Sario, berhasil meraih medali emas dalam lomba Small Choir Seri B yang digelar di Jemaat GMIM Sion Simbel, Wilayah Kakas I, pada 9–11 Oktober 2026.

Dalam kompetisi tersebut, PS PKB GMIM Betel Sario menempati peringkat ke13 dengan raihan nilai 85,1583. Meski tampil dengan jumlah penyanyi relatif terbatas, tim ini mampu menunjukkan kekompakan dan kualitas vokal yang mengantarkan mereka meraih penghargaan tersebut.
Tampil sebagai peserta ke 28, PS PKB GMIM Betel Sario mengandalkan 30 penyanyi, dengan David Poluan sebagai pengiring piano dan Fernando Marc Kokomore, sebagai dirigen atau konduktor.
Keterbatasan Jumlah Bukan Penghalang
Penampilan kali ini menjadi momen istimewa, karena merupakan penampilan perdana PS PKB GMIM Betel Sario sejak gereja tersebut berdiri pada era 1960 an. Dalam kompetisi itu, para penyanyi tampil serasi mengenakan kemeja batik bermotif gelap yang dipadu dengan celana panjang hitam, membawakan Himne Pria Kaum Bapa GMIM sebagai lagu wajib, dan In to My Hands, sebagai lagu pilihan.

Keberhasilan meraih medali emas menjadi pencapaian membanggakan bagi PS PKB GMIM Betel Sario. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah penyanyi bukan penghalang untuk tampil maksimal, selama didukung kekompakan, persiapan, dan penghayatan lagu yang baik.
Terus Berupaya dan Berusaha
Fernando yang juga pelatih PS PKB GMIM Betel, menyatakan terima kasihnya kepada seluruh peserta. Menurut Nando, pangilan akrab Fernando, tampilan yang ditunjukkan telah maksimal.
“Jujur, kita semua telah berupaya dan berusaha dengan baik. Soal apa pun yang kita peroleh, itu merupakan sebuah bukti. Namun saya yakin, dengan terus serius berlatih, hasil yang diperoleh nanti akan semakin baik,” ujar Nando.

Sementara Ketua Jemaat GMIM Betel Sario, Pendeta Robby Rumajar, dengan bijaksana mengatakan, memuji Tuhan adalah bentuk pernyataan iman, ketaatan, rasa syukur atas segala anugerah dan keselamatan.
“Paduan suara yang ditunjukkan PKB dan pemuda GMIM Betel Sario, merupakan suatu pujian dan menjadi sarana untuk saling menopang, menggerakkan iman bersama, serta menyalurkan talenta yang diberikan Tuhan,” ujar Pendeta Robby.
Penulis: Christiaan N.G.

