Pilarmanado.com, MANADO – Ketua Aliansi Rakyat Menggugat (ARMAK) Sulawesi Utara (Sulut), Calvin Castro, mengatakan, tidak hadirnya Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) pada selebrasi Paskah Pemuda GMIM, Selasa 06 April 2026, lebih disebabkan pada tidak diterimanya undangan resmi dari panitia penyelenggara.

“Pak gubernur bukannya tidak mau menghadiri antau mengabaikan undangan, namun beliau memang tidak menerima undangan. Saya berharap, masyarakat dapat memahami masalah yang sebenarnya terjadi,” ujar Calvin, Kamis, 09 April 2026.
Calvin menambahkan, meski kapasitasnya sebagai Gubernur Sulut, namun secara etika, ketidakhadiran YSK pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-100 Pemuda GMIM itu, adalah wajar.
Lebih jauh dia mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan kroscek ke pihak – pihak berkompoten, terkait ketidakhadiran YSK dan keberadaan undangan kegiatan.
Dasar itulah Calvin pun meminta publik tidak cepat merespons negatif, seolah gubernur menomorduakan kegiatan tersebut. Padahal kepedulian gubernur terhadap kegiatan keagamaan (kerohanian – red), telah menjadi prioritas utama.
“Tidak baik selalu menyalahkan gubernur dengan hal – hal yang belum diketahui kebenarannya. Saya mengajak publik tidak tersulut oleh berita – berita yang sengaja dilontarkan oknum – oknum tertentu dengan tujuan – tujuan menjatuhkan nama baik gubernur,” tandas Calvin mengingatkan.
Sebaliknya dia mengajak masyarakat untuk berpikiran jernih, mengingat padatnya rutinitas kegiatan gubernur setiap harinya. Dia juga meminta publik memahami situasi tersebut bukannya terjerat pada isu murahan.
“Pak YSK sejak dilantik sebagai gubernur langsung bekerja. Marilah kita dukung misi dan visi gubernur, sehingga Sulawesi Utara akan semakin maju dan bermatabat,” imbuh Calvin. (dek)

