“Tujuan utama saya mencalonkan sebagai kepala desa atau hukum tua (Kumtua) Desa Sea tidaklah muluk – muluk. Selain ingin memberikan nuansa baru di masyarakat, saya juga mendambakan adanya perubahan yang disertai ide – ide segar”. Ir. IWAN JODY NGADIMAN,M.Si., CALON KEPALA DESA/HUKUM TUA DESA SEA, KECAMATAN PINELENG, KABUPATEN MINAHASA.
MINAHASA – Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Minahasa, suasana politik mulai menunjukkan dinamika yang semakin hangat saja.
Aroma itu semakin terasa di mana para calon intensif membangun komunikasi dan jaringan dukungan masyarakat melalui berbagai pendekatan, dengan memaparkan program kerja unggulan yang dinilai relevan dengan kebutuhan warga.

Salah satunya yang mencuri perhatian adalah Ir. Iwan Jody Ngadiman, M.Si, yang menjanjikan visi dan misi terarah serta berorientasi pada konsep pembangunan berkelanjutan.
Meski tergolong pendatang baru di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, namun kehadirannya dinilai dapat membawa semangat baru dalam kontestasi Pilkades, khususnya mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih moderen, namun tetap menjunjung tinggi nilai – nilai budaya lokal.
Berbagi Gagasan dan Program
Saat ditemui Pilarmanado.com di rumahnya, di Perumahan Griya Sea Lestari 2, Desa Sea, Jaga 3, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Iwan pangglan akrabnya mengatakan, ada beragam gagasan dan program unggulan yang bakal disosialisasikan kepada masyarakat.
“Saya yakin, visi dan misi yang nantinya saya paparkan, mampu merepresentasikan kebutuhan warga sekaligus menjawab tantangan pembangunan Desa Sea ke depan,” ujar Iwan, Rabu, 15 April 2026, optimis.
Lahir dari rahim ibu berdarah asli Minahasa, bernama Geertruida Magdalena Thelma Watupongoh, Iwan pun mencoba meyakinkan warga pemilih dengan cara berbagi pengalaman semasa dirinya mengabdikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerja Balai Guru Penggerak Sulawesi Utara (BGP – Sulut), yang bernaung langsung di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tenologi (Kemdikbudristek).

“Semua ini bukan sekadar wacana dan kemudian vakum jika terpilih nanti. Saya menginginkan Desa Sea menjadi desa unggulan dan diperhitungkan oleh desa – desa lainnya di Minahasa,” kata pria yang beristikan, Dr. Leviane Hera Lotulung, S.Sos, M.I.Kom, sekaligus dosen tetap di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Berkomitmen Tingkatkan Profesionalisme Perangkat Desa
Berbekal pengalaman tersebut, Iwan optimistis mampu membangun desa dan bersinergi dengan masyarakat, serta menggali potensi desa yang dinilainya masih besar untuk dikembangkan.
Tidak berhenti sampai di situ, Iwan juga berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme perangkat desa dan lembaga desa, dengan tujuan memberikan pelayanan optimal serta bertanggung jawab kepada masyarakat.
“Saya juga bertekad melakukan perubahan positif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Bagi saya, Pilkades bukan sekadar ajang memilih pemimpin, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah pembangunan dan masa depan Desa Sea yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Penulis: Christiaan N.G.

