Pilarmanado.com, MINAHASA UTARA – Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune J.E. Ganda, mendapat undangan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, untuk menghadiri pertemuan strategis bersama China Investment Association, 16 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Minahasa Utara untuk memperkenalkan potensi kelapa sekaligus menjajaki peluang kerja sama investasi dalam pengembangan industri pengolahan.
Agenda tersebut membahas kolaborasi dan kerja sama strategis multisektor dalam pembangunan desa dan perdesaan, termasuk peluang pengembangan potensi ekonomi daerah melalui kemitraan dengan pihak internasional.
Joune Ganda menegaskan, hilirisasi kelapa merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan daya saing komoditas unggulan Minahasa Utara. Menurutnya, pengembangan sektor perkebunan tidak cukup hanya mengandalkan penjualan bahan mentah.
“Hilirisasi kelapa akan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan nilai tambah, penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Joune.
Ia menambahkan, peluang kemitraan dengan pihak internasional perlu dimanfaatkan untuk memperluas jaringan perdagangan, meningkatkan akses pasar, dan mendorong pengembangan produk turunan kelapa.
Minahasa Utara kata bupati, dikenal dengan potensi kelapanya yang menjadi salah satu komoditas andalan daerah. Namun, peluang pengembangan ekonomi tidak terbatas pada kelapa. Komoditas lain, seperti pala dan jagung, juga memiliki potensi untuk dikembangkan melalui industri pengolahan.
Selain sektor pertanian dan perkebunan, Minahasa Utara juga memiliki potensi pariwisata melalui kawasan Likupang yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Potensi tersebut membuka ruang bagi pengembangan kerja sama lintas sektor untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Melalui penjajakan kerja sama tersebut, Minahasa Utara berupaya mendorong agar potensi sumber daya lokal tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi mampu berkembang menjadi produk bernilai tambah yang berdaya saing di pasar internasional,” ujar bupati. Penulis: Arnold Johanes.

