Pilarmanado.com, MANADO – Michaela Elsiana Paruntu (MEP) menang secara aklamasi pada pemilihan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Periode 2026 – 2030, Sabtu, (11/04/2026) dan Minggu, (12/04/2026).

Kemenangan MEP pada Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar yang digelar di Grand Kawanua Ballroom Novotel Manado, setelah dirinya mendapat dukungan penuh dari seluruh pengurus kabupaten/kota, ditambah suara Ketua DPD sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan organisasi sayap partai.
MEP yang akrab disapa Mika, melenggang ke kursi tertinggi partai di daerah, meski sebelumnya terjadi tarik – menarik antar sesama pengurus. Namun semuanya berakhir setelah seluruh pengurus menyatakan dukungan kepada Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulut itu.
Mika dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Musda, yang mempercayakan dirinya memimpin Partai Golkar Sulut untuk empat tahun ke depan.

Dia optimis di masa kepemimpiannya Partai Golkar dapat semakin maju dan makin diperhitungkan, tidak hanya pada tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota atau provinsi, tetapi juga untuk tingkat nasional.
“Itu sebabnya, saya memerlukan dukungan penuh dari seluruh pengurus partai. Saya tidak mungkin bekerja sendiri atau secara berkelompok. Saya juga akan memperbaiki administrasi dan manajemen partai lebih baik dan kreatif,” ujar Mika.
Jangan Lagi Ada Kubu – Kubuan
Sementara Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam sambutannya menegaskan, jangan ada lagi kubu –kubuan yang dapat berdampak negatif pada stabilitas internal maupun eksternal.
Sebaliknya kata Bahlil, pengurus yang nantinya terbentuk harus saling merangkul, sehingga Partai Golkar akan semakin solid dan diperhitungkan oleh partai – partai politik lainnya.

“Tujuan Partai Goklkar, bertanding untuk bersanding. Bagaimana mungkin Partai Golkar akan menjadi besar kalau pengurusnya saling gontok- gontokan (berselisih paham – red),” kata Bahlil mengingatkan.
Di akhir kegiatan, sejumlah pengurus partai naik ke panggung dan secara serentak memukul tetenkoren sebagai tanda dibukanya Musda Partai Golkar, dan dilanjutkan dengan joget bersama. Penulis: Decky Maskikit.

