Pilarmanado.com, MANADO – Akademisi dan pakar hukum pidana, Dr. Santrawan Totone Paparang, S.H., M.H., M.Kn., membenarkan dirinya memenuhi undangan Hashim Djojohadikusumo di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).
Namun, Santrawan memilih tidak mengungkap isi pertemuan tersebut. Saat dikonfirmasi Pilarmanado.com, Santrawan hanya memberikan jawaban singkat. “Saya no comment,” ujarnya.
Meski enggan menjelaskan substansi pembicaraan, Santrawan mengakui bahwa dirinya memang dihubungi dan diminta datang ke kediaman Hashim.
Pembicaraan Belum Final
“Memang benar, saya dihubungi dan diundang Pak Hashim. Saya disuruh beliau ke rumahnya. Soal hasilnya seperti apa, kita berdoa saja, karena waktu Tuhan pasti yang terbaik,” kata Santrawan kepada Pilarmanado.com, Jumat, 26 Juni 2026 malam, melalui telpon selularnya.
Ia menegaskan, pembicaraan tersebut belum mencapai tahap final sehingga belum layak dipublikasikan. Selain itu, menurutnya, hasil pertemuan bukan menjadi kewenangannya untuk disampaikan ke publik.
Masuk Bursa Wakil Jaksa Agung

Di tengah sikap tertutup Santrawan, beredar berbagai spekulasi mengenai tujuan pertemuan tersebut. Salah satu sumber yang mengaku mengetahui perkembangan itu menyebut nama Santrawan masuk dalam pembahasan terkait pengisian jabatan strategis di pemerintahan.
Sumber tersebut, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengatakan, Santrawan disebut – sebut masuk dalam bursa calon Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia.
“Di kalangan tertentu, informasi ini memang sudah ramai diperbincangkan. Namun, benar atau tidaknya tentu sepenuhnya menjadi kewenangan pihak yang memiliki hak untuk mengangkat,” ujar sumber tersebut.
Sebatas Informasi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Hashim Djojohadikusumo maupun pihak pemerintah terkait tujuan pertemuan maupun informasi mengenai kemungkinan penugasan Santrawan pada jabatan tertentu.
Dengan demikian, seluruh informasi mengenai peluang Santrawan mengisi posisi di kabinet maupun jabatan Wakil Jaksa Agung, masih sebatas informasi yang belum memperoleh konfirmasi resmi. Penulis: Christiaan N.G.

