“Seluruh pihak diajak untuk menghormati hasil pemilihan yang berlangsung demokratis. Jika masih ada keberatan terhadap hasil pemilihan, baiknya diselesaikan melalui senat akademik atau rektorat, sehingga tidak berkembang menjadi perdebatan terbuka yang dapat memecah persatuan warga kampus”.
CIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS PETERNAKAN UNSRAT.
MANADO – Dr. Ir. Stanly O.B. Lombogia, S.Pt., M.Si., IPM, terpilih sebagai Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk masa bakti 2026 – 2030, setelah meraih dukungan mayoritas dalam pemilihan yang digelar Jumat, 03 Juli 2026.

Dalam pemungutan suara tersebut, Stanly Lombogia memperoleh 25 suara atau sekira 71 persen. Sementara, Prof. Dr. Ir. Jein Rinny Leke, M.P., IPU dan Prof. Dr. Ir. Tiltje Ransaleleh, M.Si, masing – masing meraih 8 suara dan 1 suara.
Proses pemilihan berlangsung di Aula Fakultas Peternakan Unsrat itu, disaksikan Wakil Rektor (Warek) I Unsrat Arthur Gerhart Pinaria, Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Fapet Ralfie Pinasang, serta sejumlah anggota senat fakultas.
Lanjutkan Hingga Pelantikan
Terpilihnya Stanly diharapkan menjadi titik akhir dari dinamika yang sebelumnya mewarnai proses pemilihan dekan di Fakultas Peternakan. Civitas akademika berharap, hasil pemilihan tersebut segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme hingga ke tahap pelantikan, sehingga fakultas tersebut kembali memiliki kepemimpinan definitif.
Sejumlah dosen menilai, kepemimpinan sangat penting untuk menjaga stabilitas akademik dan memastikan seluruh agenda fakultas dapat berjalan tanpa hambatan. Menurut mereka, jabatan dekan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menentukan arah pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain memimpin penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi (TPT), dekan juga bertanggung jawab mengelola Sumber Daya Manusia (SDM), menyusun kebijakan akademik, serta mengawasi pelaksanaan program di tingkat fakultas.
Mengganggu Perkuliahan
Disebutkan mereka, polemik yang berkepanjangan tidak hanya berpotensi mengganggu efektivitas penyelenggaraan pendidikan (perkuliahan – red) kampus, tapi juga menjadi tontonan bahkan sorotan khalayak luar universitas.

Lebih jauh dikatakan, dengan terpilihnya Stanly Lombogia sebagai dekan, civitas akademika Fapet berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat tata kelola fakultas, meningkatkan kualitas akademik, serta menciptakan suasana kampus yang kondusif demi kemajuan institusi.
Penulis: Christiaan N.G.

