Pilarmanado.com, MINAHASA SELATAN โ Nama Noni Alce Luisye Singal, S.E., atau NALS, dalam menjalankan fungsi dan tugas sebagai wakil rakyat, semakin menjadi perbincangan positif di kalangan kader Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Selain itu, sosok yang dikenal sukses di dunia usaha dinilai memiliki kapasitas, loyalitas, dan kedekatan dengan masyarakat yang menjadi modal penting untuk memimpin Partai Golkar Minsel di masa mendatang.

Terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minsel Periode 2024 – 2029, NALS tidak sekadar dikenal aktif menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta solidaritas tinggi.
Begitu juga kedekatannya dengan warga, khususnya di daerah pemilihan (Dapil) – Minsel II, yang meliputi Kecamatan Tumpaan, Tatapaan, Tareran dan Suluun, membuat namanya semakin mendapat tempat di hati kader maupun masyarakat.
Seperti dituturkan kader senior Partai Golkar Minsel, Frans Rantung, NALS merupakan figur yang mampu menggabungkan pengalaman organisasi, kemampuan kepemimpinan, dan komitmen terhadap partai.
“Ibu Lucy dikenal sebagai pribadi sederhana, murah senyum, dan selalu hadir di tengah masyarakat. Ia memiliki jiwa sosial tinggi serta tidak ragu berjuang demi kepentingan masyarakat maupun kemajuan Partai Golkar,” ujar Frans kepada Pilarmanado.com, belum lama ini.
Menurutnya, perjalanan politik NALS tidak lepas dari peran mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), Christiany Eugenia Paruntu (CEP), yang selama ini menjadi panutan dan sumber inspirasi bagi banyak kader Golkar.
Frans juga menegaskan kalau NALS merupakan kader loyal dan konsisten menjalankan garis perjuangan partai. Hubungan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan CEP, menjadi bukti komitmennya membesarkan partai berlambang beringin.

“Loyalitas Ibu Lucy (panggilan akrab NALS โ red) terhadap partai tidak perlu diragukan. Ia selalu menjunjung tinggi arahan organisasi dan tetap solid bersama Ibu CEP dan Ketua DPD Partai Golkar Sulut yang baru, Ibu Michaela Elsiana Paruntu (MEP),” katanya.
Melihat pengalaman politik serta kedekatannya dengan akar rumput, banyak kader Golkar di berbagai tingkatan, mulai menyuarakan dukungan kepada NALS, untuk mendapat kesempatan lebih besar memimpin Partai Golkar Minsel.
“Jika diberi kesempatan, saya yakin Ibu Lucy mampu membawa Golkar Minsel semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin siap menghadapi berbagai agenda politik ke depan,” tambah Frans optimis.
Terus mengalirnya dukungan dari berbagai elemen kader, membuktikan kalau NALS, kini dipandang sebagai salah satu figur potensial, karena diyakini dapat membawa semangat baru bagi Golkar Minsel, sekaligus memperkuat eksistensi partai menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif. Penulis: Christiaan N.G.

